Agenda Bursa Hari ini: IPO GTRA hingga RUPS ITMG (30 Maret 2023)

BEI mencatat 7 emiten Tbk yang memiliki agenda bursa pada hari ini, Kamis, 30 Maret 2023. Diantaranya adalah pencatatan saham IPO GTRA, cum dividen FASW, DPS dividen BBCA & BBTN, serta pengumuman RUPS dari ITMG, SDRA & WOMF.

Inneke Citra kasih

Mar 30, 2023 - 8:00 AM

Data

Berdasarkan pantauan DataIndonesia.id pada Kamis (30/03) hingga pukul 07.30 WIB, Bursa Efek Indonesia mencatat 7 emiten Tbk yang memiliki agenda terkait aktivitasnya di pasar modal pada hari ini.

Berdasarkan laman E-IPO, PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk. (GTRA) dijadwalkan mencatatkan saham perdananya di BEI pada hari ini. Dalam prospektusnya, GTRA menyatakan berencana melepas sebanyak 378,875 juta saham atau 20% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh setelah proses IPO.

Emiten yang bergerak di bidang angkutan bermotor untuk barang umum tersebut mematok harga IPO Rp150 per saham. Perseroan telah menggelar masa penawaran umum pada 21 - 28 Maret 2023. Dari aksi korporasinya, perseroan mengincar perolehan dana segar Rp56,831 miliar.

Pada hari ini juga terdapat jadwal cum dividen tunai PT Fajar Surya Wisesa Tbk. (FASW). Lalu, ada jadwal daftar pemegang saham (DPS) dividen tunai dari PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN).

Kemudian, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) dan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOMF) akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) pada hari ini.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, ITMG menyebutkan empat agenda RUPS tahunan (RUPST) pada hari ini, yaitu meminta persetujuan atas laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2022, penetapan penggunaan laba bersih perseroan, penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2023, serta penetapan remunerasi bagi anggota dewan komisaris dan direksi perseroan. Salah satu agenda yang ditunggu pasar adalah berapa besar ITMG akan membagikan dividen tunai tahun buku 2022.

Adapun, SDRA juga memiliki enam agenda RUPST yaitu meminta persetujuan laporan tahunan perseroan dan pengesahan laporan keuangan perseroan tahun buku 2022, penetapan penggunaan laba bersih perseroan, penunjukan kantor akuntan publik untuk tahun buku 2023, penetapan gaji/honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota direksi dan dewan komisaris, perubahan penguru perseroan, serta laporan pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum.

Selanjutnya, WOMF juga menyebutkan tujuh agenda RUPST yaitu meminta persetujuan atas laporan tahunan perseroan dan pengesahan laporan keuangan tahunan perseroan untuk tahun buku 2022, penetapan penggunaan laba bersih perseroan, penunjukan akuntan public dan kantor akuntan public untuk tahun buku 2023, perubahan susunan pengurus perseroan, penetapan pembagian tugas dan wewenang para anggota direksi, penetapan besarnya uang jasa dan tunjangan lainnya untuk anggota dewan komisaris dan dewan pengawas syariah perseroan, serta laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perseroan selama 2022.

Selain RUPST, WOMF juga memiliki dua agenda RUPS luar biasa (RUPSLB) yaitu meminta persetujuan atas rencana perseroan untuk mengalihkan haka tau menjaminkan sebagian besar atau seluruh piutang milik perseroan, serta persetujuan untuk menyusun kembali anggaran dasar perseroan.

Seperti diketahui, PT Chemstar Indonesia Tbk. (CHEM) juga akan menggelar RUPSLB pada hari ini, namun diundur paling lambat 30 Juni 2023.

Untuk jadwal lengkap agenda bursa pada hari ini dapat dilihat dalam tabel di atas. Beberapa jadwal yang perlu dicermati selain RUPS adalah jadwal cum date, ex date, hingga payment date terkait dividen ataupun rights issue karena menjadi batasan waktu bagi investor yang ingin mendapatkan dividen ataupun hak dalam HMETD tersebut.

Secara singkat, cum date (cumulative date) dividen tanggal terakhir investor yang berhak mendapatkan dividen atas kepemilikan suatu saham. Ex date (expired date) dividen merupakan tanggal investor saham tidak lagi berhak mendapatkan dividen.

Adapun recording date dividen adalah tanggal penentuan pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen. Lalu, payment date dividen merupakan tanggal pembayaran dividen.

Sementara itu untuk pelaksanaan HMETD, cum-right merupakan tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD, ex-right merupakan tanggal dimulainya perdagangan saham tanpa HMETD, dan recording date dalam rights issue merupakan tanggal pencatatan untuk investor yang berhak memperoleh HMETD.

(Baca: Jadwal Cum Date Dividen Tunai hingga Akhir Maret 2023)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags