IHSG Melesat Sepanjang April 2023, Ini 8 Saham Pendorong Utama

Penguatan IHSG secara bulanan pada April 2023 ditopang oleh kenaikan saham-saham berkapitalisasi pasar jumbo. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) menjadi pendorong utama atau top leaders IHSG sepanjang April lalu.

Dyah Ayu Kartika

May 8, 2023 - 12:29 PM

Data

Bursa saham dalam negeri terpantau mengalami penguatan sepanjang April 2023. Hal ini tecermin dari laju indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mengalami kenaikan 1,62% ke level 6.915,72 per akhir April 2023 jika dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2023 yang berada di level 6.805,28.

Penguatan IHSG secara bulanan pada April 2023 turut ditopang oleh kenaikan saham-saham berkapitalisasi pasar jumbo. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) menjadi pendorong utama atau top leaders IHSG sepanjang April lalu.

Saham BBRI berkontribusi 45,32 poin terhadap penguatan IHSG. Selama April, saham BBRI membukukan return yang mencapai 7,82% (month-to-date/m-t-d) menuju level 5.100 pada penutupan Jumat (28/4). Adapun pada bulan Maret, harga sahamnya berada di posisi 4.730. Lalu kapitalisasi pasarnya tercatat senilai Rp765 triliun.

Posisinya diikuti oleh saham PT Astra International Tbk. (ASII) dengan bobot terhadap kenaikan IHSG sebesar 34,89 poin sepanjang April 2023. Saham ASII melaju ke zona hijau dengan naik 12,5% (m-t-d) ke posisi Rp6.750. Adapun hingga akhir April 2023, kapitalisasi pasar ASII tercatat sebesar Rp273 triliun.

Kemudian diikuti oleh saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang menopang kenaikan IHSG sebesar 23,14 poin mengalami penguatan 4,68% (m-t-d) menuju posisi 4.250. Tercatat kapitalisasi pasar TLKM senilai Rp421 triliun per akhir April.

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengekor di bawahnya dengan kontribusi 21,19 poin terhadap kenaikan IHSG. Dalam sebulan, saham BBCA mencatatkan kenaikan 3,43% (m-t-d) ke level 9.050 pada akhir April 2023. Lalu BBCA memiliki kapitalisasi pasar sejumlah Rp1.104 triliun.

Di posisi berikutnya ada saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) yang memberikan penambahan 13,92 poin terhadap kenaikan IHSG. Saham BYAN tercatat menghijau 3,49% (m-t-d) menuju posisi 21.500. Pada akhir April, nilai kapitalisasi pasarnya berada di posisi Rp717 triliun.

Selanjutnya ada saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) yang menopang IHSG sebanyak 7,61 poin mengalami penguatan 7,93% (m-t-d) ke posisi harga 3.130. Terpantau nilai kapitalisasi pasarnya sebesar Rp100 triliun.

Posisi ketujuh ditempati oleh saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) dengan bobot 5,46 poin terhadap kenaikan IHSG. Saham TOWR mencatat apresiasi selama April sebesar 10,81% (m-t-d) ke level 1.025. Adapun nilai kapitalisasi pasar TOWR tercatat sebesar Rp52 triliun.

Sementara pada posisi terakhir delapan besar saham pendongkrak utama IHSG ditempati oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dengan bobot terhadap indeks komposit 3,57 poin. Saham ICBP menguat 6,02% sepanjang April 2023 ke posisi Rp10.575 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp123 triliun.

(Baca: Deretan 8 Saham Paling Cuan Sepanjang April 2023)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags