IHSG Turun Tipis, GOTO & TLKM Jadi Pemberat (31 Maret 2023)

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau melemah tipis pada akhir perdagangan Maret 2023, Jumat (31/3). Indeks ditutup turun 0,05% atau 3,67 poin menuju level 6.805,28. Indeks masuk dalam fase konsolidasi setelah sempat menguat tajam beberapa kali dalam perdagangan sebelumnya.

Dyah Ayu Kartika

Mar 31, 2023 - 3:50 PM

Data


Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau melemah tipis pada akhir perdagangan Maret 2023, Jumat (31/3). Indeks ditutup turun 0,05% atau 3,67 poin menuju level 6.805,28. Indeks masuk dalam fase konsolidasi setelah sempat menguat tajam beberapa kali dalam perdagangan sebelumnya. 

Sepanjang perdagangan, indeks komposit berfluktuasi dan menyentuh level harian terendah harian di posisi 6.789,61 dan level tertinggi hariannya di posisi 6.831,55. 

Tercatat 258 saham berhasil menguat, 271 saham melemah, dan 187 saham lainnya ditutup stagnan. Indeks sektoral yang mengalami penurunan paling tajam yakni sektor teknologi dengan koreksi 0,74%. Diikuti oleh sektor transportasi yang juga melemah 0,58%. 

Kapitalisasi pasar tercatat berada pada posisi Rp9.518,89 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 16,29 miliar unit. Adapun nilai transaksi tercatat Rp9,58 triliun. 

Deretan saham berkapitalisasi pasar besar yang ikut menekan laju gerak IHSG antara lain saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang turun 2,68% menuju level 109. Lalu saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melemah 0,73% ke 4.060 dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang terkoreksi 0,85% ke level 8.750.

Dari dalam negeri, International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 akan dapat mencapai level 5%. Proyeksi tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan proyeksi IMF dalam laporan World Economic Outlook edisi Januari 2023 lalu yang ada di level 4,8%. Proyeksi tersebut seiring dengan neraca transaksi berjalan yang terjaga, serta masuknya investasi asing langsung yang cukup kuat.

Adapun dari global, sejumlah bursa acuan bergerak cenderung menghijau. Di Asia indeks Strait Times tercatat naik 0,19%, Nikkei 225 menguat 0,93%, Hang Seng menguat 0,45%, dan indeks Shanghai Composite menanjak 0,36% pada Jumat (31/3) pukul 15.45 WIB. 

Dari kawasan Asia, PMI Manufaktur NBS China tercatat turun menjadi 51,9 pada Maret 2023 dari level tertinggi hampir 11 tahun pada Februari di 52,6 namun masih di atas perkiraan pasar yakni 51,5. 

Di Amerika Serikat, ketiga indeks acuan juga menghijau. Nasdaq Composite ditutup naik 0,73%, indeks S&P 500 menguat 0,57%, dan Dow Jones terapresiasi 0,43% pada Kamis (30/3) waktu setempat.

Amerika Serikat melaporkan GDP growth rate untuk periode kuartal IV/2022 tercatat di level 2,6%, level tersebut lebih rendah dari proyeksi pasar pada level 2,7%. Lalu klaim data tunjangan pengangguran yang berakhir pada 25 Maret 2023 juga tercatat naik menjadi 198.000, lebih tinggi dari konsensus di angka 196.000 ribu dan diatas periode sebelumnya yang tercatat sebesar 191.000. 

(Baca: Pembukaan IHSG: Indeks Naik Tipis Di Awal Dagang (31 Maret 2023))

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags