Indeks Sektoral : 9 Sektor Hijau, IHSG Tetap Kuat di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (9/6).

Haratwadi Handoko

Jun 9, 2023 - 6:43 PM

Data

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,42% atau 27,69 poin menuju level 6.694,02 pada perdagangan akhir pekan, Jumat (9/6). Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang harian dari 6.648,96 hingga level 6.703,82.

Indeks komposit disokong oleh sembilan sektor. Sektor properti dan real estat memimpin penguatan dengan naik 1,25% ke level 749,31. Diikuti sektor teknologi terpantau menguat 1,22% ke level 4.947,2. Sedangkan dua sektor lainnya mencatatkan penurunan. Sektor barang baku memimpin pelemahan dengan turun 0,74% ke level 991,11.

Sektor Barang Baku

Indeks sektor barang baku menjadi indeks sektoral yang paling tertekan, ditutup jatuh 0,74% atau 7,42 poin ke level 991,11 pada akhir perdagangan Jumat (9/6). Indeks terjatuh setelah bergerak di rentang 990,61-1.002,36.

Sejumlah saham yang ikut menekan sektor barang baku antara lain PT Madusari Murni Indah Tbk. (MOLI) turun 8,82% atau 15 poin ke level 155, lalu PT Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) jatuh 4,05% atau 6 poin ke level 142, dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 2,07% atau 15 poin ke level 710.

Emiten milik taipan Prajogo Pangestu PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) mengalami penurunan laba bersih hingga 98,38% menjadi US$1,75 juta atau setara Rp26,28 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$109,11 juta (kurs jisdor Rp14.943). Penurunan laba tersebut disebabkan oleh penurunan pendapatan. BRPT membukukan pendapatan menurun 6,03% menjadi US$2,96 miliar atau sebesar Rp44,24 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat US$3,15 miliar.

Penurunan laba diperparah dengan kenaikan beban pokok sebesar 6,11% menjadi US$2,51 miliar senilai Rp37,58 triliun dari US$2,37 miliar di tahun sebelumnya. Alhasil laba kotor tercatat sebesar US$445,67 juta, turun 43,21% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$784,85 juta. Laba bersih BRPT turun hingga 98,38% menjadi US$1,75 juta atau setara Rp26,28 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$109,11 juta. Kemudian laba per saham tercatat US$0,00002 turun dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$40,00117.


Sektor Properti & Real Estat

Indeks sektor properti dan real estat menjadi indeks sektoral yang paling kuat dengan naik 1,25% atau 9,28 poin ke level 749,31 pada akhir perdagangan Jumat (9/6). Indeks menguat setelah bergerak di rentang 738,27-749,64.

Sejumlah saham yang ikut menopang sektor properti dan real estat antara lain PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) terapresiasi 5,68% atau 50 poin ke level 930, lalu PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) naik 4,46% atau 50 poin ke level 1.170, dan PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) menguat 3,55% atau 5 poin ke level 146.

Pasar apartemen atau hunian vertikal di Jakarta mengalami pemulihan pada kuartal pertama tahun 2023 setelah diterjang pandemi. Hal ini tercermin dari kenaikan permintaan sebesar 15% secara kuartalan. Data Rumah.com Indonesia Property Market Report Q2 2023 permintaan terhadap apartemen di DKI Jakarta meningkat 3% year-on-year (yoy). Kenaikan ini lebih tinggi dibandingkan permintaan rumah tapak yang terkoreksi atau turun 145 (yoy).

Country Manager Rumah.com, Marine Novita mengatakan kenaikan permintaan terhadap apartemen didorong oleh sejumlah faktor. Salah satunya yaitu munculnya payung hukum yang melindungi hak-hak pembeli apartemen. Adapun, aturan hukum yang mengatur hunian vertikal yaitu UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun dan Peraturan Pemerintah No. 13 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Rumah Susun.

Di samping itu, dia mencatat pemulihan pasar apartemen juga terlihat dari indeks harga apartemen yang naik tipis sebesar 0,9%  sedangkan indeks suplai apartemen mengalami penurunan tipis sebesar 0,4%.


Sektor Teknologi

Indeks sektor teknologi ikut menopang kenaikan IHSG dengan ditutup menguat 1,22% atau 59,82 poin ke level 4.947,2 pada akhir perdagangan Jumat (9/6). Indeks menguat setelah bergerak di rentang 4.887,38-4.996,61.

Sejumlah saham yang ikut mendorong sektor teknologi antara lain PT Era Digital Media Tbk. (AWAN) terapresiasi 17,65% atau 60 poin ke level 400, lalu PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) naik 6,42% atau 14 poin ke level 232, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menguat 1,60% atau 2 poin ke level 127.

PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) mencatatkan kenaikan kinerja sepanjang 2022. Laba bersih dan pendapatan tercatat naik dibandingkan dengan capaian 2021. Laba bersih WIFI mengalami pertumbuhan sebesar 136% year-on-year (YoY) dari sebelumnya Rp24,8 miliar menjadi Rp58,4 miliar. Kenaikan itu turut disumbang oleh peningkatan pada pendapatan sebesar 18% (YoY), dari Rp390,9 miliar pada 2021 menjadi Rp461,2 miliar pada 2022.

Mulai beroperasinya bisnis konektivitas secara utuh dan naiknya kontribusi kinerja periklanan pascapandemi menjadi kontributor kenaikan pendapatan. Di sisi lain, aset WIFI atau Surge dan mencatatkan kenaikan sebesar 57% menjadi Rp1,4 triliun dibandingkan posisi akhir 2021 yang sebesar Rp896,3 miliar. Ekuitas WIFI juga meningkat sebesar 19% menjadi Rp612,7 miliar dibandingkan dengan posisi ekuitas pada akhir tahun 2021 yang sebesar Rp515,9 miliar.

CEO Surge Hermansjah Haryono mengatakan pertumbuhan kinerja pada 2022 operasional Java Backbone secara penuh. Hal ini juga diikuti dengan pemanfaatan infrastruktur konektivitas untuk mengakselerasi dan mengandalkan lebih dari 500 Point of Presence serta 58 titik lokasi Edge Data Center, Content Delivery Network (CDN), serta Local Internet Exchange.

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags