Jadwal Cum Date Dividen Emiten Pekan Keempat Mei 2023

Sepanjang pekan pertama bulan ini, 22 - 26 Mei 2023, setidaknya ada 20 emiten yang memiliki jadwal cum date dividen final. Diantaranya ADRO, SMCB, ISAT, INKP, INTP, TPIA, dan lainnya. Adapun dua emiten bahkan membagikan dividen interim tahun buku 2023 yaitu EAST dan JAYA.

Winarni

May 23, 2023 - 9:37 AM

Data

Sepanjang pekan keempat bulan ini yakni 22 – 26 Mei 2023, setidaknya ada 21 emiten yang memiliki jadwal cum dan recording date untuk dividen final tahun buku 2022 dan dividen interim tahun buku 2023. Jadwal ini penting untuk dicermati karena menjadi penentu siapa saja pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen final tersebut.

Cum Date 22 Mei 2023

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 22 Mei 2023 tercatat ada satu emiten yang memiliki jadwal cum date dividen yakni PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) dengan recording date pada 24 Mei 2023.

Dalam keterangan resminya, ADRO menyebutkan bahwa dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) telah disepakati sebanyak US$1 miliar atau 40,11% dari perolehan laba tahun berjalan tahun buku 2022 digunakan untuk pembayaran dividen tunai. Dari total dana tersebut, sebanyak US$500 juta telah dibayarkan pada 13 Januari 2023 sebagai dividen tunai interim, sedangkan sisanya US$500 juta akan dibayarkan sebagai dividen tunai final.

Pembayaran dividen tunai per saham dijadwalkan pada 6 Juni 2023. Namun, untuk besarannya akan menyusul diinformasikan perseroan pada jadwal 24 Mei 2023 atau bertepatan dengan jadwal Recording Date. Perseroan juga akan melakukan penyetaraan nilai menggunakan Kurs Tengah Bank Indonesia (Kurs Konversi).

Cum Date 23 Mei 2023

Selanjutnya, pada 23 Mei 2023 tercatat ada tiga emiten yang memiliki jadwal cum date dividen dengan recording date pada waktu yang sama yakni 25 Mei 2023. Ketiga emiten tersebut adalah PT Budi Starch & Sweetener Tbk. (BUDI), PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB), dan PT Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA).

BUDI berencana membagikan dividen final senilai Rp8,00 per saham pada 14 Juni 2023. Lalu, SMCB akan membagikan dividen finalnya sebesar Rp27,92 per saham pada 10 Juni 2023. Adapun TBLA berencana membagikan dividen finalnya pada 14 Juni 2023 dengan nilai Rp20,00 per saham.

(Baca: 8 Emiten dengan Dividen Tertinggi, Periode Cum Date 15-19 Mei 23)

Cum Date 24 Mei 2023

Adapun pada 24 Mei 2023 tercatat ada enam emiten yang memiliki jadwal cum date dividen dan jadwal recording date pada 26 Mei 2023. Emiten itu adalah PT Indosat Tbk. (ISAT), PT Ace Oldfields Tbk. (KUAS), PT Nusatama Berkah Tbk. (NTBK), PT Petrosea Tbk. (PTRO). Adapula PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) dan PT Cerestar Indonesia Tbk. (TGRU).

ISAT memutuskan membagi dividen final sebesar Rp255,70 per saham pada 15 Juni 2023. Lalu KUAS akan membayarkan dividen final sebesar Rp1,60 per saham pada 12 Juni 2023, NTBK mematok dividen final sebesar Rp0,13 per saham, dan PTRO berencana membagikan dividen final US$0,07666 per saham atau Rp1.144,70 per saham (dengan asumsi kurs per 19 Mei Rp14.936/US$). Dividen PTRO akan dibagikan pada 31 Mei 2023.

Selanjutnya, SRTG menetapkan dividen final sebesar Rp75,00 per saham dan akan dibagikan pada 14 Juni 2023. Kemudian dividen final TRGU ditetapkan sebesar Rp1,25 per saham yang akan dibagikan juga pada 14 Juni 2023.

Cum Date 25 Mei 2023

Sementara itu, terdapat empat emiten yang mempunyai jadwal cum date pada 25 Mei 2023 dengan recording date pada 29 Mei 2023. Empat emiten tersebut adalah PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP), PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM).

BFIN berencana membagikan dividen final sebesar Rp32,00 per saham pada 15 Juni 2023. Sementara itu INKP, TAPG, dan TKIM akan membagikan dividen final pada 16 Juni 2023. INKP memutuskan untuk membagikan dividen final sebesar Rp50,00 per saham, TAPG sebesar Rp38,00 per saham, dan TKIM sebesar Rp25,00 per saham.

(Baca: Rekapan Kinerja 2022: Emiten Pasar Modal Berlomba Kejar Peluang)

Cum Date 26 Mei 2023

Selanjutnya, ada tujuh emiten yang memiliki jadwal cum date pada 26 Mei 2023 dengan jadwal recording date pada 30 Mei 2023. Dengan perincian sebanyak lima emiten membagikan dividen tunai, dan dua emiten lainnya membagikan dividen interim.

Lima emiten yang akan membagikan dividen tunai adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) sebesar Rp24,06 per saham pada 14 Juni 2023, PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) senilai Rp4,16 per saham pada 21 Juni 2023, PT Delta Djakarta Tbk. (DLTA) sebesar Rp325,00 per saham pada 16 Juni 2023, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) senilai Rp160,00 per saham pada 8 Juni 2023, dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) sebanyak Rp5,14 per saham pada 21 Juni 2023.

Adapun dua emiten yang akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2023 adalah PT Eastparc Hotel Tbk. (EAST) sebesar Rp1,95 per saham pada 8 Juni dan PT Armada Berjaya Trans Tbk. (JAYA) sebesar Rp3,00 per saham pada 16 Juni mendatang.

Sebagaimana diketahui, dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan oleh perseroan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS.

Jika investor ingin mendapatkan dividen, maka dia harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu tertentu. Dalam hal ini ada beberapa istilah yang penting dipahami oleh investor yang tengah mengincar dividen sebuah perusahaan seperti cum date, ex date, dan recording date.

Secara singkat, cum date adalah batas tanggal yang menentukan investor berhak mendapatkan dividen dari sebuah emiten. Investor bisa berlomba agar namanya tercatat sebagai penerima hak dividen.

Sementara itu ex date adalah tanggal di mana investor tidak lagi berhak mendapatkan dividen dari perusahaan tersebut.

Adapun recording date adalah waktu pencatatan investor untuk mendapatkan dividen. Biasanya momen ini jatuh pada cum date pasar tunai.

(Baca: (Laporan) Perkembangan Pasar Modal Indonesia Periode April 2023)

Disclaimer: Data ini mengacu pada data yang dipublikasikan oleh KSEI pada 23 Mei 2023. Daftar emiten pembagi dividen dalam kurun waktu tersebut bisa saja berubah atau bertambah sesuai dengan hasil keputusan RUPS emiten terkait selanjutnya.

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags