Jadwal Cum Date Dividen Tunai Emiten Pekan Kedua Mei 2023

Sepanjang pekan pertama bulan ini, 8 – 11 Mei 2023, setidaknya ada sembilan emiten yang memiliki jadwal cum date dividen final. Delapan emiten tersebut adalah BYAN, TUGU, AKRA, SMSM, KLBF, TLDN, LUCY, dan EPMT.

Winarni

May 9, 2023 - 8:40 AM

Data

Sepanjang pekan kedua bulan ini yakni 8 – 11 Mei 2023, setidaknya ada sembilan emiten yang memiliki jadwal cum dan recording date untuk membagikan dividen final tahun buku 2022. Jadwal ini penting untuk dicermati karena menjadi penentu siapa saja pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen final tersebut.

Berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pada 8 Mei 2023 tercatat ada satu emiten yang memiliki jadwal cum date dividen yakni PT Bayan Resources Tbk. (BYAN). BYAN memiliki jadwal recording date pada 10 Mei 2023. Perseroan rencananya akan membagikan dividen finalnya sebesar US$0,024 per saham. Namun, dividen tersebut akan didistribusikan dalam mata uang Rupiah dengan mengacu pada kurs tengah pada saat recording date. Adapun jika mengacu pada kurs per 8 Mei sebesar Rp14.674/US$ maka nilai dividen BYAN adalah sekitar Rp352,18 per saham.

Selanjutnya pada 9 Mei 2023 tercatat ada jadwal cum date dividen dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) dan AKR Corporindo Tbk. (AKRA). Keduanya juga memiliki jadwal pencatatan daftar pemegang saham (DPS) atau recording date pada 5 Mei 2023.

TUGU memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp78,11 per saham pada 26 Mei 2023. Adapun AKRA akan membagikan dividen sebesar Rp50,00 per saham pada 24 Mei 2023.

Kemudian ada PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM), PT Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT), dan PT PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. (LUCY) yang memiliki jadwal cum date pada 10 Mei 2023 dan recording date pada 12 Mei 2023.

SMSM telah memutuskan untuk membagikan dividen finalnya sebesar Rp25,00 per saham pada tanggal 24 Mei 2023. Adapun EPMT akan membagikan dividen tunai senilai Rp205 per saham pada 26 Mei 2023. Lalu LUCY memutuskan untuk menebar dividen senilai Rp4,7 per saham pada 31 Mei 2023.

Adapun pada 11 Mei 2023 merupakan jadwal cum date dividen tunai dari PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN), PT Pam Mineral Tbk. (NICL), dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF). Ketiganya juga menjadwalkan recording date atau daftar pemegang saham pada 15 Mei 2023.

TLDN akan membagikan dividen tunai senilai Rp13,52 per saham pada 30 Mei 2023. Lalu NICL akan membagikan dividen Rp3 per saham dan KLBF akan membagikan dividen tunai senilai Rp38 per saham pada 31 Mei 2023.

(Baca: 8 Emiten Pencetak Pendapatan Terbesar Sepanjang 2022)

Jika melihat dari nominal besaran dividen final yang memiliki cum date pada pekan ini, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menduduki peringkat teratas dengan nilai pembagian dividen final terbesar yakni sekitar Rp352,18 per saham (menggunakan asumsi kurs per 8 Mei).

Seperti diketahui, sebelumnya perseroan telah membagikan dividen interim sebesar US$0,03 per saham atau dengan US$1 miliar pada 5 Januari 2023. PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) sukses membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2022.

Emiten batu bara tersebut membukukan laba bersih mencapai US$2,18 miliar atau setara dengan Rp34,27 triliun (asumsi kurs per Desember 2022 Rp15.731/US$). Realisasi tersebut melonjak 79,63% sepanjang 2022 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$1,21 miliar atau setara dengan Rp17,30 triliun (asumsi kurs per Desember 2021 Rp14.269/US$).

Kemudian ada PT Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT) dengan nilai dividen tunai senilai Rp205 per saham. Di posisi ketiga ditempati oleh PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) dengan nilai dividen final Rp78,11 per saham atau setara Rp138,86 miliar.

Proporsi dividen tersebut diambil dari 40% dari laba tahun buku 2022. Adapun sepanjang 2022, perseroan membukukan laba bersih mencapai Rp347,15 miliar dan tumbuh 9,69% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp316,48 miliar.

Berikutnya ada PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) yang membagikan dividen finalnya sebesar Rp50 per saham atau setara dengan Rp987 miliar. Pembagian dividen tersebut menjadikan total dividen perseroan untuk tahun buku 2022 sebesar Rp75 per saham atau sekitar Rp1,48 triliun.

Adapun sebelumnya AKRA telah membagikan dividen interim sebesar Rp25 per saham pada 16 Agustus 2022. Dividen final tahun buku 2022 diambil dari 61,6% dari total laba bersih sepanjang 2022 yang mencapai Rp2,4 triliun.

Berikutnya ada emiten farmasi, PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) dengan nilai dividen tunai senilai Rp38 per saham. Diikuti oleh PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM) dengan nilai dividen tunai sebesar Rp25 per saham atau setara dengan Rp143,96 miliar. Dividen tersebut diambil dari 66,66% laba bersih tahun buku 2022 yang sebesar Rp221,57 miliar.

Di posisi ketujuh ada PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN) dengan nilai dividen sebesar Rp13,52 per saham dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. (LUCY) yang akan membagikan dividen senilai Rp4,7 per saham.

(Baca: Jadwal Cum Date Dividen Tunai Emiten Pekan Pertama Mei 2023)

Sebagaimana diketahui, dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan oleh perseroan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS.

Jika investor ingin mendapatkan dividen, maka dia harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu tertentu. Dalam hal ini ada beberapa istilah yang penting dipahami oleh investor yang tengah mengincar dividen sebuah perusahaan seperti cum date, ex date, dan recording date.

Secara singkat, cum date adalah batas tanggal yang menentukan investor berhak mendapatkan dividen dari sebuah emiten. Investor bisa berlomba agar namanya tercatat sebagai penerima hak dividen.

Sementara itu ex date adalah tanggal di mana investor tidak lagi berhak mendapatkan dividen dari perusahaan tersebut. Adapun recording date adalah waktu pencatatan investor untuk mendapatkan dividen. Biasanya momen ini jatuh pada cum date pasar tunai.

(Baca: Dashboard Kinerja Emiten Non-Perbankan di Indonesia 2019-2021)

Disclaimer: Data di-update per 10 Mei 2023. Ada penambahan jadwal cum dividen NICL pada 11 Mei 2023.

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags