Laju Indeks Sektoral: Properti Pimpin Kenaikan pada April 2023

Indeks saham acuan dalam negeri menunjukkan pergerakan yang cenderung menguat sepanjang April 2023. Hal ini terlihat dari pergerakan IHSG yang terapresiasi secara bulanan (month-to-date/mtd) sebesar 1,62%. Penguatan IHSG ditopang oleh sektor properti (IDXPROPERT) dengan kenaikan 1,94% (mtd).

Dyah Ayu Kartika

May 17, 2023 - 1:32 PM

Data

Indeks saham acuan dalam negeri menunjukkan pergerakan yang cenderung menguat sepanjang April 2023. Hal ini terlihat dari pergerakan IHSG yang terapresiasi secara bulanan (month-to-date/mtd) sebesar 1,62%. 

Adapun sepanjang tahun 2023 berjalan hingga akhir April 2023 indeks komposit mengalami kenaikan 0,95% (year-to-date/ytd). Sementara pada perdagangan terakhir April 2023 Jumat (28/4), IHSG bertengger di level 6.915,72 atau ditutup turun 0,43% (29,76 poin) dari hari sebelumnya Kamis (27/4).

Menurut pantauan DataIndonesia.id, tercatat 5 sektor menguat dan 6 sektor lainnya berada di zona merah. Penguatan IHSG ditopang oleh sektor properti (IDXPROPERT) yang tercatat paling moncer dengan kenaikan 1,94% (mtd) menuju level 700,23 per akhir April lalu dibandingkan bulan sebelumnya di 686,88.

Penguatan sektor properti salah satunya didorong oleh kenaikan suku bunga yang terbatas. Bank Indonesia terpantau menahan suku bunga acuan di level 5,75% pada April 2023 lalu. Adapun level ini masih sama sejak Januari 2023, dimana pada Desember 2022 suku bunga BI berada di level 5,5%.

Diikuti sektor perindustrian (IDXINDUST) dengan penguatan 1,83% (mtd) dari sebelumnya di 1.185,57 menuju level 1.207,23. Lalu sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat 1,63% (mtd) dari akhir Maret di level 808,84 menuju level 822,05 per akhir April 2023.

Berikutnya sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) tercatat naik 1,15% (mtd) selama April dari semula di level 1.789,36 ke level 1.809,88. Adapun sektor kesehatan (IDXHEALTH) naik tipis 0,07% (mtd) dari 1.540,65 menuju level 1.541,67.

(Baca: Rekapan Kinerja 2022: Emiten Pasar Modal Berlomba Kejar Peluang)

Indeks Penahan Laju IHSG

Sementara itu, indeks sektoral lainnya bergerak di zona merah dipimpin oleh sektor teknologi (IDXTECHNO) yang melemah 3,21% (mtd) ke posisi 4.973,07 dari sebelumnya di level 5.100,73. Selanjutnya sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) turut tergerus 1,4% (mtd) menjadi di level 810,83 dar semula di 822,32.

Diikuti sektor barang baku (IDXBASIC) tertekan 1,06% (mtd) menuju level 1.171,17 dibandingkan semula di level 1.183,75. Adapun sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) terkoreksi 0,68% (mtd) ke level 726,67 dari posisi sebelumnya di level 731,64.

Sektor lainnya yakni energi (IDXENERGY) terpantau turun 0,42% (mtd) ke level 2.094,86 dan keuangan (IDXFINANCE) yang terdepresiasi tipis 0,02% (mtd) ke 1.385,54.

(Baca: (Laporan) Menikmati "Musim Semi" Emiten Properti dan Real Estat)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags