Pembukaan IHSG: Laju Indeks Terbatas di Awal Dagang (27 Juni 23)

Di perdagangan terakhir bulan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka stagnan di level 6.664,67 pada perdagangan Selasa (27/6). Indeks sempat melemah 0,06% atau 4,20 poin ke level 6.660,47. Namun berbalik naik 0,08% atau 5,21 poin ke level 6.669,88 pada pukul 09.01 WIB.

Gita Arwana Cakti

Jun 27, 2023 - 9:04 AM

Data

Di perdagangan terakhir bulan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka stagnan di level 6.664,67 pada perdagangan Selasa (27/6). Indeks sempat melemah 0,06% atau 4,20 poin ke level 6.660,47. Namun berbalik naik 0,08% atau 5,21 poin ke level 6.669,88 pada pukul 09.01 WIB.

Sepanjang pagi ini, indeks berfluktuasi di 6.660,07-6.674,99. Tercatat 169 saham berhasil menguat, 94 saham melemah, dan 255 saham stagnan. Kapitalisasi pasar pagi ini tercatat berada di posisi Rp9.496,14 triliun. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,38% atau setara 24,94 poin ke level 6.664,67.

Pergerakan IHSG terjadi di tengah bursa global yang beragam. Di Asia, indeks Strait Times menguat 0,44%, indeks Nikkei 225 terkoreksi 1,02%, indeks Shanghai Composite naik 0,42%, dan indeks Hangseng melonjak 1,33% pada pukul 08.55 WIB. 

Di Amerika Serikat, indeks Nasdaq Composite ditutup jatuh 1,16%, indeks S&P 500 melemah 0,45%, dan Dow Jones terkoreksi 0,04% pada perdagangan Senin (26/6).

Laju bursa global terjadi di tengah para pelaku pasar yang mencermati pemberontakan Rusia yang dibatalkan selama akhir pekan lalu. Selain itu, pasar masih bergulat dengan kekhawatiran terkait jalur kebijakan moneter Federal Reserve.

Pemberontakan oleh tentara bayaran Rusia menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sementara Putin pada Senin mengucapkan terima kasih kepada tentara bayaran dan komandan yang mundur untuk menghindari pertumpahan darah. Terkait hal tersebut, Departemen Luar Negeri AS mengatakan situasi di Rusia tetap dinamis.

Gejolak yang terjadi di Rusia juga dikhawatirkan dapat berdampak pada inflasi yang lebih tinggi dan tren kenaikan suku bunga lebih tinggi untuk jangka panjang. Sebelumnya, fokus pasar juga telah tertuju pada pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang mengisyaratkan adanya potensi kenaikan suku bunga lebih banyak ke depan.

(Baca: APBN Mei Surplus, IHSG Menghijau (26 Juni 2023)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags