Total Nilai IPO per April 2023 Meroket, 2 Emiten Raup Dana Jumbo

Sepanjang April 2023, tercatat ada 6 perusahaan yang mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan total realisasi perolehan dana mencapai Rp19,48 triliun. Nilai jumbo tersebut ikut ditopang oleh perolehan dana IPO NCKL dan MBMA.

Winarni

May 12, 2023 - 10:24 AM

Data

Sepanjang April 2023, tercatat ada 6 perusahaan yang mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan total realisasi perolehan dana mencapai Rp19,48 triliun.

Nilai tersebut meroket 888,83% dari total realisasi perolehan dana IPO per Maret 2023 yang tercatat sebesar Rp1,97 triliun. Hal tersebut ikut ditopang oleh perolehan dana IPO jumbo dari dua emiten pendatang baru sepanjang April 2023.

Berdasarkan data yang dihimpun Dataindonesia.id, emiten tambang bijih nikel milik Grup Harita, PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL), meraup dana IPO terbesar pada April 2023 yang mencapai Rp9,99 triliun.

Berdasarkan informasi dalam prospektusnya, NCKL melepas 7,10 miliar saham ke publik atau setara dengan 12,67% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah proses IPO. NCKL mematok harga IPO sebesar Rp1.250 per saham. Adapun saham NCKL resmi tercatat di BEI pada 12 April 2023.

Selanjutnya, ada holding perusahaan pertambangan nikel dan mineral lainnya yang juga memeroleh dana jumbo dari IPO yakni PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA). Dari pencatatan saham perdana di BEI pada 18 April 2023 tersebut, MBMA meraup dana segar Rp9.18 triliun. Realisasi tersebut lebih besar dari nilai yang tercantum dalam prospektus seiring terjadinya kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 19,9 kali.

Emiten sektor barang baku tersebut melepas 11,55 miliar saham ke publik atau setara dengan 10,69%. Perseroan mematok harga IPO Rp795 per saham. Total saham yang dilepas tersebut lebih tinggi dari rencana awal melepas 11 miliar saham ke publik. Hal itu membuat perolehan dana IPO perseroan juga meningkat dari perkiraan awal Rp7,95 triliun.

(Baca: 8 Emiten Peraup Dana IPO Terbesar Sepanjang Maret 2023)

 

Lalu, ada PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) yang menempati posisi ketiga dengan perolehan dana IPO Rp97,13 miliar. Emiten yang bergerak dibidang manufaktur material bahan bangunan tersebut resmi melantai di pasar modal pada 10 April 2023 dengan melepas 27,01% atau 925 juta saham ke publik. Harga IPO PIPA dipatok Rp105 per saham.  

Di posisi keempat ada PT Arsy Buana Travelindo Tbk. (HAJJ) yang meraup dana IPO sebanyak Rp96,19 miliar. Saham yang resmi tercatat di BEI pada 5 April 2023 itu ditawarkan ke pasar dengan harga perdana Rp140 per saham. Dalam aksi korporasinya, HAJJ melepas 29,99% atau 687,10 miliar saham ke publik.

Kemudian, di posisi kelima ditempati oleh PT Era Digital Media Tbk. (AWAN) dengan perolehan dana IPO Rp75,00 miliar. Saham AWAN tercatat di BEI pada 18 April 2023. Emiten sektor teknologi ini melepas 21,83% atau 750 juta saham ke publik dengan patokan harga IPO Rp100 per saham.

Di posisi terakhir ada PT Menn Teknologi Indonesia Tbk. (MENN) yang memeroleh dana segar Rp33,56 miliar dari IPO. Saham MENN dilepas ke pasar dengan harga perdana Rp78 per saham dan resmi tercatat pada 18 April 2023. Dalam aksi korporasinya, MENN melepas 30,00% atau sekitar 430,20 juta saham ke publik.

(Baca: 8 Emiten Pembagi Dividen Tunai Tertinggi Sepanjang April 2023)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags