Data Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan Penyandang Disabilitas Indonesia pada 2024

Artikel ini menyajikan data terkait pendidikan tertinggi yang ditamatkan penyandang disabilitas Indonesia pada 2024. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas penyandang disabilitas Indonesia masih berpendidikan rendah pada tahun ini.

3 Des 2024 - 09.09Data

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Survei Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2024 yang dilansir dari laporan bertajuk Statistik Pendidikan 2024, mayoritas penyandang disabilitas di Indonesia masih berpendidikan rendah, yaitu SD sederajat ke bawah dengan persentase mencapai 73,38%.

Secara perinci, sebanyak 17,2% penduduk disabilitas berusia 15 tahun ke atas tercatat tidak atau belum pernah sekolah. Lalu, sejumlah 26,6% penyandang disabilitas tidak tamat SD. Kemudian, sejumlah 29,58% penyandang disabilitas hanya tamat SD/sederajat. 

Di sisi lain, persentase penyandang disabilitas yang sudah memenuhi wajib belajar 9 tahun hanya sebesar 26,64%. Perinciannya, penyandang disabilitas yang sudah menamatkan pendidikan sekolah menengah ialah sebesar 11,01% pada 2024. 

Kemudian, sejumlah 11,39% penyandang disabilitas sudah mempunyai ijazah sekolah menengah atas (SMA)/sekolah menengah kejuruan (SMK)/sederajat. Sementara itu, penyandang disabilitas yang sudah menamatkan perguruan tinggi hanya sebesar 4,24%. 

Jika dibandingkan dengan nondisabilitas, menurut BPS, terlihat kesenjangan yang signifikan, yakni hanya 35,21% penduduk nondisabilitas yang berpendidikan rendah. Sementara itu, penduduk nondisabilitas yang sudah menamatkan wajib belajar 9 tahun mencapai 64,79%.

(Baca: Data Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan pada 2024)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS)

Update Data lainnya di WA Channel



Editor Artikel Data Indonesia
Nilai keakuratan & kelengkapan data di artikel
Kurang
Baik
Terpopuler