Hepatitis B masih menjadi salah satu penyakit menular yang sebagian besar kasusnya ditularkan dari ibu ke anak. Penyakit peradangan organ hati tersebut dapat menular melalui darah, air mani, ASI, dan cairan tubuh lainnya.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada 50.744 ibu hamil yang terinfeksi hepatitis B pada 2022. Jumlah itu didapatkan dari pemeriksaan terhadap lebih dari 3,2 juta ibu hamil di 489 kabupaten/kota.
Menurut provinsinya, ibu hamil yang positif hepatitif B paling banyak berasal dari Jawa Timur, yakni 8.269 orang. Jumlahnya setara dengan 16,3% dari total ibu hamil yang positif hepatitis B secara nasional pada tahun lalu.
Posisinya diikuti Jawa Barat dengan 6.779 ibu hamil yang terinfeksi hepatitis B sepanjang tahun lalu. Kemudian, ibu hamil yang mengidap hepatitis B di Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur masing-masing sebanyak 5.653 orang dan 3.367 orang.
Sebanyak 2.840 ibu hamil yang terinfeksi hepatitis B berada di Sulawesi Selatan. Ada pula 2.117 ibu hamil yang terkena hepatitis B di Nusa Tenggara Barat.
Sebanyak 2.059 ibu hamil di Banten juga terdeteksi mengidap hepatitis B. Sementara, 1.527 ibu hamil yang terkena hepatitis B berada di Kalimantan Barat.
Berikut data sebaran ibu hamil positif hepatitis B di 34 provinsi pada 2022:
- Jawa Timur: 8.269 orang
- Jawa Barat: 6.779 orang
- Jawa Tengah: 5.653 orang
- Nusa Tenggara Timur: 3.367 orang
- Sulawesi Selatan: 2.840 orang
- Nusa Tenggara Barat: 2.117 orang
- Banten: 2.059 orang
- Kalimantan Barat: 1.527 orang
- Lampung: 1.433 orang
- DKI Jakarta: 1.379 orang
- Kalimantan Selatan: 1.171 orang
- Kalimantan Timur: 1.051 orang
- Sulawesi Tengah: 948 orang
- Riau: 921 orang
- Papua: 857 orang
- Aceh: 841 orang
- Sumatera Selatan: 841 orang
- Maluku Utara: 816 orang
- Sulawesi Tenggara: 810 orang
- Bali: 810 orang
- Kalimantan Tengah: 778 orang
- Sumatera Utara: 743 orang
- Sumatera Barat: 654 orang
- Sulawesi Barat: 633 orang
- Gorontalo: 608 orang
- Maluku: 599 orang
- Jambi: 479 orang
- Papua Barat: 479 orang
- Kep. Bangka Belitung: 419 orang
- Bengkulu: 325 orang
- Kepulauan Riau: 305 orang
- Kalimantan Utara: 239 orang
- Sulawesi Utara: 222 orang
- DI Yogyakarta: 172 orang
(Baca: Prevalensi Hepatitis B Anak di Indonesia Tertinggi di Asean)