Data Tren Kasus Perceraian karena Judi di Indonesia pada 2018-2023

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kasus perceraian di Indonesia pada 2023 mencapai 408.347 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 1.572 kasus perceraian terjadi karena faktor judi.

Ridha Kusuma Perdana

Jun 20, 2024 - 3:58 PM

Data

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kasus perceraian di Indonesia pada 2023 mencapai 408.347 kasus. Dari jumlah itu, 1.572 kasus perceraian terjadi karena faktor judi. Angka tersebut meningkat 32% dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.191 kasus.

Secara tren, kasus perceraian karena judi di dalam negeri cenderung naik pada periode 2018-2023. Angkanya sempat mencapai level tertinggi pada 2018, yakni 2.163 kasus. Lalu, angkanya turun berturut-turut selama dua tahun berikutnya.

Kasus perceraian akibat judi di Indonesia sempat menyentuh angka terendah pada 2020, yang sebesar 648 kasus. Namun, angkanya meningkat dalam tiga tahun terakhir, meski belum melampaui level pada 2018.

Dilihat dari wilayahnya, perceraian karena judi di Indonesia pada 2023 paling banyak terjadi di Jawa Timur dengan 415 kasus. Menurut BPS, Jawa Timur juga selalu menjadi provinsi dengan kasus perceraian karena judi terbanyak pada tiga tahun sebelumnya, yaitu pada 2022 dengan 307 kasus, lalu pada 2021 dengan 230 kasus, dan 2020 dengan 116 kasus.

Di sisi lain, menurut BPS, Gorontalo dan Maluku Utara menjadi provinsi dengan kasus perceraian karena judi paling sedikit di Indonesia pada 2023, yakni masing-masing satu kasus. Adapun Maluku dan Kalimantan Utara tercatat menjadi provinsi yang tak memiliki kasus perceraian akibat judi sepanjang tahun lalu.

(Baca: Data Perputaran Uang Judi Online di Indonesia pada 2023)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags