Menurut hasil survei Indef, Gojek menjadi layanan ojek online favorit masyarakat Indonesia. Tercatat ada 82% responden yang menggunakan layanan milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. tersebut, meski memiliki aplikasi lainnya.
Sebanyak 57,3% responden menggunakan layanan ojek online dari Grab. Kemudian, ada 19,60% responden yang memakai layanan ojek online dari Maxim.
Sementara, hanya sedikit konsumen yang menggunakan layanan ojek online dari InDrive. Persentasenya tercatat sebesar 4,90%.
Lebih lanjut, survei Indef juga menunjukkan, Gojek menjadi layanan logistik online yang paling sering digunakan oleh konsumen Indonesia. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh 64,06%.
Persentase responden yang menggunakan layanan logistik online milik Grab sebesar 42,19%. Sebanyak 28,13% responden memakai layanan logistik online dari Shopee Express.
Sebanyak 18,75% responden memakai LalaMove. Lalu, 10,94% responden menggunakan layanan Anteraja. Sedangkan, persentase responden yang memakai layanan logistik online dari Ninja Express dan Deliveree masing-masing sebesar 7,81% dan 5,47%.
Sebagai catatan, survei Indef diselenggarakan secara daring dengan melibatkan 2.304 pengguna ojek online pada Agustus-September 2022. Selain itu, survei ini turut melibatkan 1.152 pedagang yang memanfaatkan jasa logistik online.
Responden berada di wilayah Jabodetabek, Bandung, Palembang, Yogyakarta, Denpasar, Surabaya, dan Balikpapan. Tingkat toleransi kesalahan (margin of error) survei ini sebesar 5% dengan tingkat kepercayaan 95%.
(Baca: Survei: Mayoritas Konsumen Tetap Gunakan Ojol Meski Tak Promo)