Harga Nikel Terus Terkoreksi Tujuh Hari Beruntun

Harga nikel masih tertekan dan melanjutkan pergerakannya di zona merah untuk hari ketujuh.

Gita Arwana Cakti

Mar 23, 2022 - 10:00 AM

Data

Harga nikel masih tertekan dan melanjutkan pergerakannya di zona merah untuk hari ketujuh. Harga nikel di London Metal Exchange (LME) tercatat turun 10,39% ke level US$28.299,5/ton. 

Selama tujuh hari beruntun, nikel sudah terkoreksi tajam lebih dari 40%. Meski demikian, harga nikel masih lebih tinggi 36,34% sepanjang tahun 2022. Angkanya pun masih melonjak 73,64% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Koreksi harga nikel tampaknya karena banyak spekulan yang sudah melakukan aksi ambil untung (profit taking). Ini lantaran harga nikel sempat melonjak hingga US$81.505,5/ton dalam waktu singkat.

Kondisi tersebut sebelumnya terjadi karena memanasnya konflik Rusia-Ukraina. Imbas kejadian tersebut, banyak investor dalam posisi short dan merugi.

Hal itu pun membuat LME menghentikan sementara perdagangan nikel pada 8 Maret 2022. Perdagangan nikel baru dibuka kembali pada 16 Maret 2022 dan langsung bergerak di zona merah.

Sebelumnya LME memberikan batasan pergerakan perdagangan harga nikel di kisaran 5%. Namun, batasan tersebut terus ditingkatkan hingga 15% yang mulai berlaku pada Senin lalu.

(Baca: Perdagangan Kembali Dimulai, Harga Nikel Tertahan di Zona Merah)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags