Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah kejahatan di Indonesia terus turun dalam lima tahun terakhir. Jumlah kejahatan tercatat sebanyak 357.197 kasus kejahatan pada 2016.
Setahun setelahnya, jumlah kejahatan sebanyak 336.652 kasus atau turun 5,75%. Lalu, jumlah kejahatan mengalami penurunan signifikan hingga 12,59% menjadi 294.281 pada 2018.
Sebanyak 269.324 kasus kejahatan terjadi pada 2019, turun 8,48% dari tahun sebelumnya. Angkanya pun berkurang lagi sebesar 8,21% menjadi 247.218 kasus pada tahun lalu.
Selain jumlah kejahatan yang menurun, indikator kriminalitas lainnya membaik pada 2020. Sebagai contoh, tingkat penyelesaian kasus kejahatan naik menjadi 71%.
Rasio kejadian kejahatan per 100 ribu penduduk juga menurun menjadi 94. Kemudian, selang waktu terjadinya kejahatan melambat jadi 2 menit 7 detik.